Tanyakan Pada Peta!

Sumber gambar: otomotif.kompas.com

Di masa saat ini, mobilitas menggunakan kendaraan pribadi menjadi suatu hal yang sangat esensial bagi kehidupan sebagian manusia. Entah itu dengan tujuan pergi bekerja, beribadah, maupun hanya sekadar jalan-jalan melepas kepenatan rutinitas yang dimiliki. Terlebih di Ibu Kota DKI Jakarta, rasanya baik jalan biasa maupun jalan bebas hambatan, tak pernah sepi dari kendaraan pribadi. Alhasil, Jakarta menempati urutan ke-10 dengan predikat Kota Termacet di Dunia versi TomTom pada tahun 2020. Dalam laporannya, rata-rata tingkat kemacetan di Jakarta mencapai 53% dan akan naik pada pagi hari mencapai 62% dan 87% menjelang jam-jam pulang kantor. 

Hal ini tentunya menjadi suatu masalah yang harus segera dituntaskan. Terdapat banyak solusi untuk menyelesaikan – setidaknya mengurangi – tingkat kemacetan di Jakarta. Seperti yang telah dilakukan oleh pemerintah yang terus menggemborkan kampanye penggunaan kendaraan umum. Namun, solusi yang lebih efektif ternyata terletak pada setiap individu, yaitu dengan merencanakan perjalanan sebelum bepergian.

Perencanaan yang matang akan membuat perjalanan Anda lebih efisien dan memperkecil kemungkinan untuk terjebak macet. Banyak aplikasi di handphone yang dapat mendukung perencanaan perjalanan anda, salah satunya yang sudah tidak asing lagi adalah Google Maps. Yup, dengan Google Maps, anda dapat melihat estimasi waktu perjalanan, arah, serta jalur tercepat yang dapat anda tempuh untuk sampai ke tempat tujuan. Hal ini tentunya sangat membantu bagi anda untuk memperkirakan waktu yang tepat bagi anda untuk bepergian. 

Dengan menggunakan Google Maps juga, anda sama saja telah melakukan eco-driving dikarenakan kendaraan yang anda gunakan berada pada jalur lalu lintas yang lancar dengan kecepatan yang stabil, sehingga penggunaan bahan bakar akan lebih efisien dan emisi gas buang ke lingkungan semakin rendah. Jadi, mulailah mematangkan rencana anda sebelum berpergian!

Sumber: https://www.liputan6.com/otomotif/read/4167606/10-kota-termacet-di-dunia-jakarta-urutan-berapa 

0 Comments

Tinggalkan Balasan