Lewat Jalan Tol Bikin Hemat Bahan Bakar

Sumber gambar: otomotif.kompas.com

Jalan bebas hambatan atau biasa dikenal dengan jalan tol menjadi salah satu alternatif bagi para pengemudi khususnya roda empat untuk melakukan mobilitas perjalanan. Jalan tol memiliki peran untuk memperlancar laju lalu lintas kendaraan roda empat atau lebih, khususnya di perkotaan dan juga menjadi penghubung akses antar-wilayah. 

Lancarnya arus perjalanan di jalan tol sering dikaitkan dengan konsumsi bahan bakar kendaraan yang hemat ketika akses jalan tol benar-benar lancar dan tidak ada hambatan seperti macet karena padatnya lalu lintas.

Mengapa berkendara di jalan tol bisa menghemat bahan bakar? Dilansir dari otoasia, pasokan udara pada mobil yang berkendara di jalan tol sangat melimpah. Sehingga, kompresi akan cukup dan mobil bisa melaju tanpa harus didorong putaran mesin awal. Kondisi ini disebut dengan sailing atau meluncur dan pada jika kendaraan sudah berjalan kencang di tol maka bisa dikatakan sudah irit bahan bakar.

Meskipun begitu, saat melaju di jalan tol yang kosong, usahakan untuk berkendara sesuai aturan dan tidak berkendara dengan memacu mobil secara ekstrem. Biasanya, jalan tol di Indonesia memiliki batas kecepatan minimal sebesar 60 kpj dan maksimal sebesar 80 kpj. Keuntungan mengikuti aturan batas kecepatan minimal dan maksimal di jalan tol adalah salah satunya yang paling signifikan adalah konsumsi bahan bakar yang irit, terutama di kondisi mesin kecepatan 80 kpj. Kondisi tersebut terjadi ketika posisi gigi paling tinggi, sehingga putaran mesin bisa di bawah 2000 rpm atau lebih. Meskipun berkendara di jalan tol, tetap utamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Berkendara dengan kecepatan konstan juga sekaligus dapat menerapkan eco-driving.

Sumber: 

 

0 Comments

Tinggalkan Balasan