Ecodriving sebagai Lifestyle barumu!

Sumber gambar: ecopsychology.org

Belakangan ini ramai gerakan-gerakan massa serta kampanye yang memiliki concern terhadap non-human centric, atau di luar dari fokus terhadap manusia, salah satunya adalah menjadi vegetarian, di mana salah satu alasan di baliknya adalah for animal sake atau keengganan untuk membunuh lebih banyak lagi hewan untuk dikonsumsi oleh manusia, serta mencegah terjadinya global warming akibat emisi karbondioksida yang terdapat dalam daging hewan dan menghemat energi yang diperlukan untuk perkembangan hewan. 

Gerakan ini semakin berkembang dan beragam bentuknya seiring dengan banyaknya permasalahan yang terjadi serta ter-edukasinya masyarakat mengenai isu-isu di luar fokus manusia, terutama dalam isu lingkungan. Seperti yang kita ketahui, temperatur bumi kian waktu kian meningkat seiring dengan meningkatnya kegiatan industri serta polusi di udara. Hal ini tentunya dapat membawa banyak dampak negatif terhadap kehidupan sehari-hari.Namun, sejatinya setiap individu dapat mencegah hal tersebut dimulai dari hal yang biasa dilakukan, yaitu menerapkan eco-driving sebagai lifestyle.  

Ecodriving sendiri sudah mulai dikenal di beberapa kalangan pengemudi kendaraan pribadi, namun masih belum banyak yang menerapkannya, padahal langkah untuk menjalankannya cukup mudah dan dapat dijalankan secara berkala. 

Pertama-tama adalah cek tekanan ban sesuai dengan standar pabrik dan pastikan untuk servis secara berkala. Kemudian rencanakan perjalanan anda secara matang agar dapat menghindari kemacetan dan saat ingin berkendara, tidak perlu untuk memanaskan mobil, injak pedal gas dan rem secara halus dan lembut, serta gunakan ac pada suhu 20-23 derajat celcius. 

Saat berkendara, jaga kecepatan anda terutama di jalur bebas hambatan untuk tetap stabil, pindah gigi seawal mungkin, terus perhatikan lalu lintas dan jarak aman untuk menghindari segala kemungkinan terjadinya kecelakaan di jalan, dan jikalau anda terjebak macet atau kendaraan anda berhenti lebih dari 60 detik, sebaiknya matikan mesin terlebih dahulu agar menghemat bahan bakar serta mengurangi emisi yang keluar dari knalpot kendaraan, serta pastikan untuk tidak membawa muatan yang tidak diperlukan agar bahan bakar lebih efisien. Jadi, yuk mulai kebiasaan eco-driving sekarang juga!

Sumber:

 

0 Comments

Tinggalkan Balasan